TINDAK-TUTUR DIREKTIF DALAM INTERAKSI BELAJAR-MENGAJAR MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS XII SMA NEGERI 6 BANJARMASIN

Authors

  • Nia Laraswati Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Lambung Mangkurat
  • Sabhan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Lambung Mangkurat
  • Faradina Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Lambung Mangkurat

Keywords:

tindak-tutur, direktif, pembelajaran

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis dan fungsi tindak-tutur direktif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas XII SMA Negeri 6 Banjarmasin dengan jenis penelitian kualitatif melalui metode deskriptif. Data penelitian ini bersumber dari data lisan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik rekam dan teknik catat. Penelitian dilakukan menggunakan alat perekam suara (voice recorder) dan handycam. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulakan bahwa terdapat jenis tindak-tutur derektif yang berupa  jenis permintaan (requestives), pertanyaan (questions), perintah (requirements), larangan (prohibitive), pemberian ijin (permissives), nasihat (advisories). Selain itu, terdapat juga fungsi tindak-tutur direktif berupa 1 buah fungsi mendoa, 1 buah fungsi meminta, 33 buah fungsi bertanya, 1 buah fungsi menghendaki, 3 buah fungsi mengarahkan, 6 buah fungsi mengintruksikan, 2 buah fungsi mensyaratkan, 1 buah fungsi melarang, 4 buah fungsi membolehkan, dan 4 buah fungsi menyarankan.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2022-04-30

How to Cite

Laraswati, N., Sabhan, & Faradina. (2022). TINDAK-TUTUR DIREKTIF DALAM INTERAKSI BELAJAR-MENGAJAR MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS XII SMA NEGERI 6 BANJARMASIN. JURNAL LOCANA: RISET PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA, 5(1), 74–84. Retrieved from https://locana.id/index.php/JTAM/article/view/83

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>