GANGGUAN BERBAHASA PADA PENDERITA AFASIA EKSPRESIF

LANGUAGE DISORDERS IN EXPRESSIVE APHASIA PATIENTS

https://doi.org/10.20527/jlc.v8i2.356

Authors

  • Vina Ryan Dani Universitas Lambung Mangkurat
  • Noor Cahaya Universitas Lambung Mangkurat
  • Lita Luthfiyanti Universitas Lambung Mangkurat

Keywords:

Afasia Ekspresif, Gangguan Berbahasa

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan bagaimana penggunaan bahasa pada penderita afasia ekspresif. Penelitian ini menerapkan model pendekatan deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan bahasa pada penderita afasia ekspresif oleh Ibu Gimah cukup bisa dan mampu menggunakan kalimat berita, tanya, perintah, dan tunggal serta ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan afasia ekspresif, antara lain: stroke, cedera otak traumatis, tumor otak, penyakit neurodegeneratif dan infeksi otak. Afasia ekspresif, juga dikenal sebagai afasia Broca, adalah gangguan berbahasa yang disebabkan oleh kerusakan pada area Broca di otak, yaitu bagian yang bertanggung jawab atas produksi bahasa. Meskipun otak manusia yang normal mampu berfungsi dengan baik dalam berbicara, orang yang mengalami gangguan fungsi otak dan alat bicaranya tentu akan mengalami kesulitan dalam berbahasa, baik dalam hal produksi maupun pemahaman. Oleh karena itu, kemampuan berbahasa mereka mengalami gangguan berbahasa.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

01-12-2025

How to Cite

Vina Ryan Dani, Noor Cahaya, and Lita Luthfiyanti. “GANGGUAN BERBAHASA PADA PENDERITA AFASIA EKSPRESIF: LANGUAGE DISORDERS IN EXPRESSIVE APHASIA PATIENTS”. LOCANA, vol. 8, no. 2, Dec. 2025, doi:10.20527/jlc.v8i2.356.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>